Cara Mencegah Penyakit Herpes Kambuh

Penyakit herpes, khususnya herpes simpleks merupakan penyakit yang akan mudah dan sering kambuh. Pasalnya penyakit ini akan kambuh walaupun tidak ada kontak langsung lagi dengan penderita. “Sekali terjangkit, penyakit ini dapat muncul kembali (kambuh) biarpun tidak tertular lagi. Kekambuhan akan sering terjadi, sehingga tentu menjengkelkan penderitanya.


Saat herpes kambuh, Secara klinis penyakit ini dapat dikenali sebagaimana gejala herpes itu sendiri, seperti tumbuhnya sekumpulan bintil-bintil kecil berisi air, bergerombol, mudah pecah, biasanya pada bibir dan kelamin dan menimbulkan luka pada bibir dan kelamin. Selain itu, diagnosis juga bisa ditegakkan dengan pemeriksaan darah, yaitu mendeteksi antibodi virus herpes simpleks atau dengan biakan virus (kultur virus).

Kekambuhan penyakit herpes simpleks ini biasanya dipicu oleh faktor kurang istirahat, stress, kelelahan dan lain sebagainya. Sehingga, memperbaiki pola hidup adalah salah satu cara mengurangi kekambuhan.

Selain penggunaan obat dan perawatan khusus untuk herpes, juga dibutuhkan beberapa pencegahan guna supaya tidak tertular dan penyakit herpes itu tidak kambuh lagi. Berikut adalah tips dari kami, diantaranya :

  • Hindari kontak langsung dengan penderita
  • Hindari menggunakan gosok gigi secara bersamaan terutama dengan orang yang belum pasti terinfeksi atau tidak.
  • Hindari penggunakan handuk dan alat mandi secara bersamaan dengan orang lain.
  • Hindari menggunakan alat makan secara bersamaan.
  • Setelah bepergian, biasakan membersihkan tangan agar virus maupun bakteri yang mungkin terbawa dari luar tidak menulari diri sendiri maupun anggota keluarga.
  • Selalu menjaga kebersihan / kesehatan organ genetalia (atau alat kelamin pria dan wanita secara teratur).
  • Setia kepada pasangannya, dengan tidak berganti-ganti pasangan.
  • Jangan lupa menggunakan kondom, bila pasangan kita sudah terinfeksi PMS (Penyakit Menular Seksual)

WASPADA !!! komplikasi dari herpes genital bisa serius, bahkan mengancam nyawa. Herpes genital menyebabkan luka kelamin yang nyeri, dan pada pasien dengan sistem kekebalan rendah, seperti HIV, lukanya dapat parah dan sulit diobati. Entah itu HSV-1 dan HSV-2 juga dapat menyebabkan komplikasi yang jarang namun berbahaya atau serius seperti kebutaan, ensefalitis (radang otak), dan meningitis aseptik (radang lapisan otak). Selain itu adanya lesi ekstragenital di bokong, paha, paha, jari, dan mata juga mungkin terjadi. Untuk itu segera lakukan pengobatan dengan obat herpes di apotik.

By Kesehatan Untuk Seluruh Alam
Share on Google Plus

About Nita Nurullita

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment

0 komentar:

Posting Komentar